KUA Benua Kayong
KUA Benua Kayong

The Most KUA di SMA Negeri 2 Ketapang Sukses Digelar

Siswa siswi SMA Negeri 2 Ketapang mengikuti The Most KUA yang diselenggarakan KUA Benua Kayong di halaman sekolah, Jum'at (27/02/2026) 

KUA Benua Kayong - Kantor Urusan Agama Benua Kayong kembali gelar The Most KUA (Move for Sakinah Maslahat). Setelah kemaren digelar di SMA Negeri 4 Ketapang, kini diadakan di SMA Negeri 2 Ketapang. Kegiatan diadakan dalam rangka optimalisasi pembinaan keluarga sakinah, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan 1447H/2026M yang bertema “Joyful Ramadan Mubarak.”.

Kegiatan berlangsung di halaman SMA Negeri 2 Ketapang, Jum'at (27/02/2026) melibatkan seluruh siswa dan siswi yang beragama Islam. Kegiatan dihadiri Kepala KUA Benua Kayong H. M. Syafi'ie, S.Ag., dan Kepala SMA Negeri 2 Ketapang, Tajudin, S.Ag., juga hadir para dewan guru dan pemateri dari KUA Benua Kayong, Syarif Ghazwal Fikri, S.Pd.I, Nur Hajiman, S.Pd.I. dan Marlina, S.Pd.I.

Kepala siswa dan siswi SMA Negeri 2, dalam pengantarnya Syafi'ie menjelaskan bahwa "The Most KUA" (Move for Sakinah Maslahat) adalah program transformasi layanan Kantor Urusan Agama (KUA) yang diluncurkan oleh Kementerian Agama pada Februari 2026.

"Program ini mendorong KUA bertransformasi menjadi pusat edukasi dan layanan proaktif - menjemput bola - melalui edukasi pranikah dan pendampingan keluarga untuk menciptakan ketahanan keluarga yang sakinah." paparnya.

Syafi'ie menjelaskan, kenapa harus siswa yang salah satu sasaran dari kegiatan ini. Ia mejelaskan bahwa dengan kegiatan ini diharapkan para siswa memiliki pengetahuan literasi keluarga dan pernikahan.

"Para remaja diberi pemahaman tentang makna pernikahan, tanggung jawab suami-istri, dan pentingnya kesiapan mental, emosional, serta ekonomi." uangkapnya.

Kemudian lanjutnya, mencegah pernikahan dini, dengan memberikan edukasi tentang dampak sosial, kesehatan, dan pendidikan dari pernikahan di usia terlalu muda agar mereka fokus menyelesaikan sekolah dan meraih cita-cita.

Selain itu, juga memberikan pembinaan agar remaja mampu menjaga diri dari pergaulan bebas, kekerasan, dan penyimpangan sosial. Kemudian mengajarkan pentingnya perencanaan pendidikan, karier, dan kehidupan sebelum memasuki jenjang pernikahan.

"Program ini bukan mengarahkan untuk segera menikah, tetapi mempersiapkan pemahaman dan kedewasaan berpikir agar ketika tiba waktunya, mereka siap membangun keluarga yang sakinah dan maslahat." pungkasnya.

Kepala SMA Negeri 2 Ketapang, Tajudin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran tim KUA Benua Kayong. Dalam sambutannya, pihak sekolah berharap agar kolaborasi religius seperti ini tidak hanya berhenti di sini, melainkan dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan.

“Harapan kami, semoga kegiatan ini dapat berjalan terus-menerus sehingga pengetahuan agama dapat melekat pada diri para siswa-siswi kami, khususnya di SMA Negeri 2 Ketapang,” ujarnya.

Ketika dimintai komentarnya, salah seorang siswi SMA 2, Citra Lestari mengatakan, bahwa kesan untuk kegiatan hari ini yang dilakukan oleh KUA Benua Kayong menurutnya sangat bermanfaat dan membantu dirinya menambah wawasan pengetahuan tentang keluarga.

"Dengan adanya kegiatan ini kita itu bisa lebih refreshing terus menambah ilmu gitu. Terus harapannya semoga KUA Benua Kayong bisa melakukan kegiatan lagi seperti ini untuk ke depannya gitu. Terima kasih." Ucapnya. (*)

Lebih baru Lebih lama